Awali Hari dengan Kalam Ilahi, Potret Kelas BBQ di Madrasah Tsanawiyah Hasyim Asy’ari Kota Batu

15 Jan 2026 Admin Sekolah

Kota Batu, 15 Januari 2026 – Suasana pagi di MTs Hasyim Asy’ari Kota Batu selalu diawali dengan lantunan ayat suci yang menyejukkan. Sebelum memulai pelajaran reguler, seluruh siswa dan siswi wajib mengikuti kelas Bimbingan Baca Qur’an (BBQ) yang dimulai tepat pukul 06.45 hingga 07.45 WIB.

Belajar Sesuai Kemampuan (Leveling)

Uniknya, kelas BBQ ini tidak digabung berdasarkan kelas formal, melainkan disesuaikan dengan kemampuan bacaan masing-masing siswa. Setiap siswa menempati kelas sesuai dengan jilid yang sedang mereka pelajari, sehingga proses belajar menjadi lebih fokus dan efektif.

 

Menggunakan Metode Bil Qolam

MTs Hasyim Asy’ari menerapkan Metode Bil Qolam, sebuah metode unggulan dari Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Singosari, Kabupaten Malang. Metode ini merupakan warisan berharga dari pendiri PIQ, KH. Bashori Alwi Murtadho yang dikenal sangat teliti dalam menjaga kualitas bacaan Al-Qur'an.

Tahapan Belajar yang Sistematis (Klasikal)

Pembelajaran dilakukan secara klasikal (membaca bersama-sama) dengan pembagian materi yang sangat terstruktur:

  • Jilid 1 (Pengenalan Huruf Tunggal): Siswa fokus mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah satu per satu dengan makhraj yang benar.
  • Jilid 2 (Rangkaian Dua sampai Tiga Huruf): Siswa mulai belajar menyambung huruf dan memahami perubahan bentuk huruf saat berada di awal, tengah, atau akhir kata.
  • Jilid 3 (Satu Kata atau Kalimat): Pada tahap ini, siswa dilatih membaca rangkaian kata hingga kalimat sempurna dengan kelancaran dan ketepatan harakat.
  • Jilid 4 (Tajwid & Teknik Membaca): Tahap pemantapan yang mencakup praktik waqaf ibtida’ (cara berhenti dan memulai bacaan), pemahaman bacaan gharib (bacaan asing/khusus), hingga penguasaan awailussuwar (huruf-huruf pembuka surat).

Setelah lulus jilid 4, siswa akan naik ke Kelas Al-Qur’an untuk mempraktikkan seluruh ilmu yang didapat langsung pada mushaf Al-Qur'an dengan standar tartil yang tinggi.

Membentuk Karakter Qur’ani

Setelah satu jam berinteraksi dengan Al-Qur'an, para siswa baru memulai kelas reguler pada pukul 07.45 WIB. Dengan mengaji di awal waktu, diharapkan pikiran siswa menjadi lebih jernih dan hati lebih tenang dalam menerima pelajaran umum nantinya.

 

"Menanamkan kecintaan pada Al-Qur'an sejak pagi hari adalah kunci membentuk generasi yang cerdas dan berakhlaqul karimah."