Kota
Batu – Ada yang berbeda dengan suasana belajar siswa kelas IX MTs Hasyim
Asy’ari Kota Batu pagi ini. Alih-alih hanya duduk di dalam kelas, para siswa
tampak sibuk mengeksplorasi berbagai keterampilan praktis melalui Kegiatan
Kolaborasi Kokurikuler bersama SMKN 2 Kota Batu.
Program
integrasi pembelajaran lintas jenjang ini dirancang untuk memberikan gambaran
dunia kejuruan sekaligus membekali siswa dengan keterampilan hidup (life skills)
yang bermanfaat. Dimulai pukul 07.40 hingga 09.40 WIB, madrasah seketika
berubah menjadi laboratorium praktek raksasa dengan tiga sentra kegiatan utama:
- Kelas
Kuliner: Racikan "Goguma Latte" yang Kekinian
Bertempat di Aula Gedung depan Lantai 3, siswa dari kelas 9A, 9H, dan 9I mengikuti sesi Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Dalam cooking class ini, mereka belajar mengolah pangan menjadi minuman populer nan sehat, yaitu Goguma Latte. Tidak hanya soal rasa, siswa juga diajarkan bagaimana hasil peternakan dan pertanian bisa memiliki nilai jual lebih melalui pengemasan yang modern. - Urban
Farming: Menanam Sayur di Lahan Terbatas
Bergeser ke area Panggung Madrasah depan Ruang Tata Usaha, siswa kelas 9B, 9C, dan 9D tampak asyik bergelut dengan media tanam. Di bawah bimbingan instruktur Agribisnis Tanaman, mereka mempraktekkan teknik Urban Farming. Siswa belajar menanam sayuran cepat panen menggunakan media botol plastik, sebuah solusi cerdas bertani di lingkungan perkotaan yang minim lahan. - Lab
Terbuka: Menguji Kejernihan Air
Sementara itu, Lapangan Olahraga Madrasah disulap menjadi area Kimia Analisis bagi siswa kelas 9E, 9F, dan 9G. Di sini, mereka melakukan pengujian kualitas air sederhana. Mulai dari menguji tingkat kekeruhan, perubahan warna, hingga mendeteksi bau air. Praktikum ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan sumber air di lingkungan sekitar.

Pendampingan
Ketat dan Berkelanjutan
Seluruh
rangkaian kegiatan ini diawasi langsung oleh bapak dan ibu guru pendamping
untuk memastikan setiap tahapan praktek berjalan aman dan edukatif. Tepat pukul
09.40 WIB, setelah peralatan dirapikan, para siswa kembali ke kelas
masing-masing untuk melanjutkan jadwal pembelajaran rutin dengan semangat baru.
Kolaborasi
ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa kelas IX mengenai minat dan bakat
mereka sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sekaligus
mempererat hubungan antar-instansi pendidikan di Kota Batu.