KOTA BATU – Mengawali tahun dengan semangat inovasi, Madrasah Tsanawiyah Hasyim Asy’ari Kota Batu menyelenggarakan workshop intensif pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini fokus pada penguatan kualitas pengajaran melalui pendekatan cinta dan teknologi digital.

Sambutan dan Arahan Kepala Madrasah
Acara dibuka langsung oleh Kepala MTs Hasyim Asy’ari, Bapak Kostradi Mudhakir, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses menanamkan nilai-nilai mendalam kepada siswa.
Beliau berpesan agar seluruh tenaga pendidik mampu mengimplementasikan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang dikolaborasikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
"Setiap madrasah harus memiliki ciri khas dalam membangun citra atau branding-nya. Melalui korelasi Panca Cinta, kita ingin memastikan bahwa penyusunan modul ajar tidak hanya administratif, tetapi memiliki jiwa yang mencerminkan karakter unik madrasah kita," ujar Bapak Kostradi.

Materi Inti: Deep Learning dan Panca Cinta
Sesi utama menghadirkan narasumber Bapak Machfud Efendi, S.Ag, M.Pd. yang memaparkan strategi penyusunan modul ajar berbasis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan setiap mata pelajaran dengan nilai-nilai Panca Cinta. Pendekatan ini bertujuan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan humanis, sehingga siswa tidak sekadar mengejar hafalan, melainkan mampu meresapi, memahami, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

Transformasi Digital, Ekosistem administrasi dalam Satu Genggaman
"Tak hanya fokus pada penguatan kurikulum, workshop ini juga menjadi
momentum krusial bagi peluncuran inovasi digital madrasah. Bapak Muhammad
Nazar Rosidi, S.Kom mensosialisasikan penggunaan Aplikasi Pembelajaran
berbasis Website Resmi Madrasah yang telah terintegrasi secara menyeluruh.
Platform ini dikembangkan secara komprehensif untuk menyederhanakan tata
kelola administrasi dan akademik. Melalui satu pintu digital, berbagai
kebutuhan madrasah kini menjadi jauh lebih praktis dan efisien, di antaranya:
- Bagi Guru Mata
Pelajaran: Kemudahan dalam pengelolaan modul ajar, materi interaktif,
penugasan, hingga evaluasi daring.
- Ketertiban
Administrasi: Otomatisasi Absensi Guru dan Siswa, pengisian Jurnal
Harian, serta pemantauan tata tertib (Tatib) yang real-time.
- Layanan Khusus:
Tersedianya Jurnal Layanan bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) dan
kemudahan koordinasi bagi Guru Piket serta tim kesiswaan dalam memantau
kedisiplinan.
Sistem yang user-friendly ini dirancang untuk memangkas birokrasi manual, sehingga setiap lini—mulai dari tenaga pendidik hingga staf kependidikan—dapat bekerja lebih fokus pada kualitas pelayanan siswa. Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa MTs Hasyim Asy’ari Kota Batu tidak hanya siap menjawab tantangan teknologi, tetapi juga pionir dalam menciptakan ekosistem madrasah yang modern, tertib administrasi, dan transparan."

Dengan terlaksananya workshop ini, diharapkan seluruh guru MTs Hasyim Asy’ari Kota Batu semakin kompeten dalam menyusun modul ajar yang humanis sekaligus mahir memanfaatkan teknologi demi kemajuan pendidikan madrasah.